AC Milan optimistis menjelang pertandingan melawan Borussia Dortmund di Liga Champions. Mereka merasa yakin karena memiliki rekor yang bagus saat bermain di kandang melawan tim-tim Jerman.
Grup F Liga Champions dengan kehadiran Milan dan Dortmund menjadi sorotan karena semua tim masih memiliki peluang untuk lolos. Saat memasuki Matchday V pada Rabu (29/11/2023) dini hari WIB, Dortmund menempati posisi puncak klasemen dengan tujuh poin, namun hanya unggul tiga poin dari Newcastle United yang berada di posisi terbawah.
Pertandingan di San Siro antara AC Milan dan Dortmund diperkirakan akan berlangsung dengan intensitas tinggi, mirip dengan pertemuan pertama di Signal-Iduna Park yang berakhir tanpa gol.
Dortmund sedang dalam performa yang bagus setelah memenangkan dua pertandingan berturut-turut melawan Newcastle. Sementara itu, Milan baru saja memenangkan pertandingan pertamanya melawan Paris Saint-Germain pada awal bulan ini.
Meskipun Dortmund sedikit diunggulkan untuk meraih kemenangan, mereka harus tetap waspada terhadap rekor bagus AC Milan saat bermain di kandang melawan tim-tim Jerman.
AC Milan memiliki rekor yang sangat impresif di kandang saat berhadapan dengan tim-tim Jerman dalam kompetisi Eropa. Dari 16 pertandingan di kandang kontra tim-tim Jerman, Milan berhasil memenangkan 14 pertandingan, bermain imbang sekali, dan hanya kalah sekali. Rekor ini menunjukkan betapa sulitnya bagi tim Bundesliga ketika bermain di San Siro.
Selain itu, Milan juga berhasil memenangkan dua pertandingan kandang terakhir melawan Dortmund dengan skor 4-1 pada 1957/1958 dan 3-1 pada 2001/2002. Namun, Milan juga harus waspada karena pertemuan terakhir mereka di kandang sendiri berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Dortmund pada 2002/2003.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, menyatakan, “Kami perlu memiliki energi dan motivasi untuk mengatasi tantangan yang ada, namun yang paling penting bagi kami adalah tampil sebaik mungkin.”
Sumber: Diparafrasakan dari Sport.detik.com
